Usai Manado, Kini Giliran Warga Tanah Karo Tolak Kedatangan Politikus Bermulut Comberan Fahri Hamzah


FUNESIA.NET-Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dijadwalkan bertolak ke Sumatera Utara, Rabu (31/5/17).





Dalam kunjungan kali ini, Fahri diagendakan Safari Ramadhan dirangkai dengan berbagai kegiatan keagamaan dan kebangsaan.

Selain di Kota Medan, Fahri rencananya akan berkunjung ke Kabupaten Karo. Khusus agenda ke Tanah Karo, hingga saat ini belum terkonfirmasi.

Meski demikian, penolakan terhadap Fahri untuk berkunjung ke Tanah Karo sudah disuarakan oleh beberapa warga netizen. Pengguna medsos bahkan mengajak warga untuk bersama-sama menolak Fahri.

"Undangan : Kepada seluruh masyarakat Tanah Karo yang ingin ikut dalam aksi TOLAK FAHRI HAMZAH di Tanah Karo agar hadir :

Hari/Tgl : Rabu, 31 Mei 2017, Tempat : Halaman Kantor Bupati Karo Pukul : 09:00 WIB, KUPENATAPEN PE REH ULINA," begitu isi postingan pemilik akun Juliadi Kaban di Facebook, seperti dilansir dari RMOL Sumut.

Atas postingannya, beberapa diantaranya menyatakan setuju dan menolak. Misalnya, pemilik akun Nuah Torong, ia sepekat menolak kedatangan Fahri ke Tanah Karo, dengan alasan Fahri dinilai anti Presiden Jokowi dan menjadi orang yang ikut berkeinginan membubarkan KPK.

"FH anti Jokowi dan anti Ahok terlibat aksi aksi seperti 212 dan lain. Kerjanya mau membubarkan KPK," komentarnya.

Hal senada juga disampaikan pemilik akun Anta Munthe. Ia menilai Fahri Hamzah merupakan politisi yang kerap memunculkan opini yang rawan menimbulkan perpecahan sehingga layak untuk ditolak.

"FH ini salah satu politikus hitam yg slalu menebar kebencian trhdap pemerintahan yg sah dan konstitusional. Mereka menginginkan perpecahan dn mndpat keuntungan dri perpecahan tsb. Krna itu kita tolak FH masuk ke Tanah Karo," sebutnya.

Sementara itu, ajakan menolak kunjungan Fahri diperingatkan oleh pemilik akun Akbar Siddik Surbakti. Ia meminta agar postingan terkait Fahri tersebut tidak justru mengarah pada tindakan provokatif.

"HATI-HATI JANGAN SEMBARANGAN PROVOKASI KALAU TIDAK KUAT LANDASAN HUKUMNYA PENJARA AKAN MENGHAMPIRIMU SEBAGAI MANA BUNYI UNDANG-UNDANGNYA. Silahkan baca dan pedoman sebagai anak bangsa Indonesia...," katanya sembari memposting Pasal 28J ayat 1 dan beberapa aturan lain mengenai penghormatan terhadap hak azasi.

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah bersama Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi dan Rektor UIN Sumut Prof Saidurrahman dijadwalkan mengisi seminar "Pemuda dan Kepemimpinan Masa Depan Menyongsong Cita-cita Kemerdekaan Indonesia" di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU), Kota Medan, Sumut, Rabu (31/5/17).(rmol)

Jangan biarkan teman kamu kudet & kuper, bagikan info ini

Loading...