Usai Diperiksa 14 Jam, Mantan Presiden Korsel Dibebaskan


FUNESIA.NET-Mantan Presiden Korea Selatan (Korsel) Park Geun-hye akhirnya memenuhi panggilan Kejaksaan Distrik Seoul untuk menjalani pemeriksaan terkait skandal korupsi yang menjeratnya. Perempuan berusia 65 tahun itu tiba pada Selasa 21 Maret 2017 sekira pukul 09.30 waktu setempat.




Park Geun-hye langsung meminta maaf kepada masyarakat Korea Selatan setibanya di kantor kejaksaan. Politikus Partai Saenuri itu juga berjanji untuk kooperatif dalam menjalani pemeriksaan. Sepuluh menit sebelum proses pemeriksaan, ia sempat minum teh bersama dengan jaksa senior Roh Seung-kwon.

Seperti dimuat BBC, Rabu (22/3/2017), pemeriksaan terhadap Park Geun-hye berlangsung selama 14 jam. Pihak kejaksaan memutuskan untuk membebaskan Geun-hye. Menurut pengacaranya, sang mantan presiden akan meninggalkan kantor kejaksaan setelah memeriksa kembali catatan kesaksiannya.

Pemeriksaan tersebut selesai menjelang tengah malam waktu setempat. Park Geun-hye juga sempat menjalani pemeriksaan medis oleh tim dokter di sela-sela penyelidikan karena dinilai sedang kurang sehat. Pihak kejaksaan sendiri enggan berkomentar terkait penerbitan surat perintah penahanan Park Geun-hye dan hanya menyatakan berkonsentrasi penuh terhadap interogasi.

Hal berbeda terjadi kepada rekan dekat Park Geun-hye yang menjadi sorotan utama dalam skandal tersebut, Choi Soon-sil. Perempuan berusia 60 tahun itu langsung dijebloskan ke tahanan usai menjalani maraton pemeriksaan pada November 2016. Soon-sil diduga menyalahgunakan kedekatannya dengan sang presiden untuk memeras sejumlah perusahaan besar Korsel.

Park Geun-hye beberapa kali menolak diperiksa saat masih menjabat sebagai presiden. Namun, setelah diberhentikan oleh Mahkamah Konstitusi pada 10 Maret dan kehilangan kekebalan hukum, Park akhirnya bersedia menjalani penyelidikan. Park Geun-hye juga tidak menggunakan haknya untuk tetap diam selama diinterogasi pihak kejaksaan.


http://news.okezone.com/read/2017/03/22/18/1648657/usai-diperiksa-14-jam-mantan-presiden-korsel-dibebaskan



Jangan biarkan teman kamu kudet & kuper, bagikan info ini

Loading...