Pendukung Anies-Sandi Ridho Rhoma Mengaku Syok, Biasa Di Apartemen Kini Tidur Di Tahanan


FUNESIA.NET-Kuasa hukum pedangdut Muhammad Ridho Irama atau lebih dikenal dengan Ridho Rhoma mengaku akan terus melakukan upaya bantuan hukum terhadap kliennya yang terjerat kasus narkoba. Menurut mereka, Ridho mengonsumsi narkoba jenis sabu yang masih di bawah batasan maksimum penggunaan.




"Pemakaiannya kan masih 0,7 gram, di bawah satu gram. Kalo 0,7 makenya berapa banyak sih? Belum lagi kalau yang make bergantian," kata Krisna Murti saat ditemui di Polres Metro, Jakarta Barat, Minggu (26/3).

Krisna enggan menyebutkan siapa saja orang yang ikut terlibat dalam mengonsumsi bersama Ridho. Dia juga menegaskan akan mengupayakan rehabilitasi untuk Ridho.

"Kalau untuk lebih jelasnya besoklah. Rencananya besok saya sudah ada di sini dari jam 9, berbicara dengan penyidik sejam sampai dua jam dan mengajukan proses assessment secara resmi agar Mas Ridho bisa direhab," ungkapnya.

Krisna berharap, proses ini tidak akan memakan waktu lama. Sebab, menurutnya posisi Ridho di sini adalah sebagai korban.

"Sebelum berangkat ke polres dari pihak keluarga termasuk ayahnya juga sudah menekankan dia di sini adalah korban. Karena korban makanya harus diselamatkan," ujarnya.

Krisna yang saat itu juga datang bersama kakak kandung Ridho, Debby Veramasari Rhoma, mengaku belum bisa berbicara banyak dengan Ridho. Menurutnya, saat ini Ridho masih dalam keadaan shock.

"Secara keseluruhan Alhamdulillah sehat. Cuma kurang tidur. Karena semalam kan dia baru selesai ditanya-tanya penyidik sama jam tiga. Kalau shock pasti, karena tidak terbiasa tidur di apartemen hari ini harus di Polres, jadi merasa perbedaannya," ungkapnya.

Meski demikian, Krisna menegaskan tidak ada perlakuan khusus diterima Ridho yang merupakan anak dari penyanyi dangdut tersohor Rhoma Irama tersebut.

"Sama aja statusnya di mata hukum. Penanganannya tidak khusus, samalah," pungkasnya.

Sumber : merdeka.com


Jangan biarkan teman kamu kudet & kuper, bagikan info ini

Loading...