Habib Novel: Dukung Ahok Sesat, Wajib Tolak Salatkan Muslim Pemilih Pemimpin Kafir


FUNESIA.NET-Novel Chaidir Hasan Bamukmin berpendapat, wajib hukumnya menolak mensalatkan pendukung calon pemimpin non-Muslim. Hal itu sesuai dengan Kitab Suci Alquran Surat At Taubah ayat 84.




"Maksiat apapun yang dilakukan kecuali bukan memilih pemimpin kafir, dia bukan musrik, dia tidak mengikut aliran sesat, maka boleh di sholatin," kata Habib Novel kepada Netralnews.com, Minggu (19/3/2017).

"Tapi kalau sudah memilih pemimpin kafir, mengikut aliran sesat, dia murtad, musrik, itu sudah haram untuk di sholatin," tegasnya.

Pendapat Habib Novel ini berkenaan dengan maraknya spanduk penolakan mensalatkan jenazah pendukung calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Wajib, itu selama spanduk itu Masjid, Mushola, di Majelis Ta'lim, wajib untuk umat Islam menyampaikan ayat-ayat Allah yang berkenaan At Taubah ayat 84, itu wajib harus disampaikan," tandasnya.

Baca Juga :



Lebih jauh Ia berpendapat, justru sikap yang ditunjukkan oleh sejumlah umat Islam yang menolak mensalatkan jenazah dari pendukung pemimpin non-Muslim patut diapresiasi dan dicontoh.

"Justru mereka sadar mereka taat, kita contoh dari mereka yaitu Masjid dan Musholla, yaitu menyampaikan ayat yang diperintahkan Allah At Taubah ayat 84, justru kita harus apresiasi dan contoh dari mereka, itu perbuatan yang baik menyiarkan agama Islam yang menyampaikan kebenaran dari perintah Allah SWT," ungkapnya.

Sumber : netralnews.com

Jangan biarkan teman kamu kudet & kuper, bagikan info ini

Loading...