Djarot Sebut Kriteria Pemimpin Jakarta Bukan Hanya Santun Di Mulut Dan Menghalalkan Isu Sara


FUNESIA.NET-Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menghadiri acara deklarasi relawan Badja Bhineka Tunggal Ika dari masyarakat Nusa Tenggara Timur. Turut hadir pula Ketua Umum PPP Djan Faridz.





Di hadapan para relawan Badja Bhineka Tunggal Ika, Djarot menuturkan kriteria pemimpin yang cakap untuk memimpin Jakarta.

"Memimpin Jakarta itu gampang yaitu orang yang punya integritas, bukan hanya santun di mulut tapi perbuatannya menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan," kata Djarot, Sabtu (18/3).

Di kesempatan itu juga, mantan wali kota Blitar itu juga mengkritisi maraknya spanduk atau selebaran tentang larangan mensalatkan jenazah pendukung penista agama. Dia menuturkan tindakan tersebut sangat bertolak belakang dengan semboyan Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika.

Baca Juga :



"Bertentangan dengan Bhinneka Tunggal Ika, tidak boleh mengintimidasi dengan isu SARA. Kalau berbeda pilihan silakan itu tunjukan tanggal 19 April jangan memaksa," terangnya.

Seperti diketahui, dalam deklarasi relawan Badja Bhinneka Tunggal Ika hari ini digelar di kediaman Djan Faridz. Djarot juga ditemani oleh sang istri, Happy Farida.

Nantinya relawan ini akan mengadakan city tour sebagai 'inspeksi' relawan terhadap kinerja pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 tersebut.

Sumber : merdeka.com

Jangan biarkan teman kamu kudet & kuper, bagikan info ini

Loading...