Sandiaga Janji Akan Sediakan Tombol Panik Untuk Penghuni Indekos


FUNESIA.NET-Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno punya cara meminamilisir kejahatan dan aktivitas kriminal di wilayah indekos atau kontrakan. Ia berjanji akan meningkatkan keamanan wilayah indekos dan kontrakan dengan menyediakan tombol panik.




"Ada sistem seperti hot button (tombol panik) akan dipegang penghuni indekos," kata Sandi Gelora Sunter, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (11/1/2017).

Sandi mengingatkan, wilayah indekos sebaiknya dilengkapi kamera pengintai demi keamanan. Jumlah kamera pengintai pun harus mencakup seluruh wilayah.

Sandi bercerita, saat berkunjung ke salah satu wilayah di Jakarta Pusat, ia melihat daerah itu dilengkapi kamera pengintai. Usut punya usut, kamera itu disediakan atas swadaya warga sekitar.

"Waktu itu saya ke Jakarta Pusat ada satu kecamatan punya 27 sampai 35 cctv. Itu swasembada masyarakat sendiri," beber dia.

Politikus Gerindra ini menilai, Pemerintah Provinsi harus bersinergi dengan masyarakat. Apalagi, masyarakat berada paling depan mengamankan wilayahnya.

"Pemerintah Provinsi ada smart city, bisa memberikan rasa aman," ujar pasangan Anies Rasyid Baswedan ini.

Sandiaga tak setuju meningkatnya kejahatan di wilayah indekos dikaitkan dengan perizinan. "Kunci bukan di perizinan tapi bagaimana hadirkan keamanan dan menghadirkan sistem keamanan kepada penghuni kos-kosan," ujar Sandiaga.

Pembunuhan di indekos kembali terjadi, salah satunya menimpa mahasiswi Universitas Esa Unggul Tri Yani Puspo Arum, 22. Perempuan berusia 22 tahun itu meninggal di kamar indekos, Jalan H Asmat, Ujung, Perumahan Kebon Jeruk Baru, Jakarta Barat.

Polisi masih menyelidiki kasus pembunuhan Arum. Pelaku diduga tidak hanya membunuh, tapi membawa kabur barang-barang yang ada di kamar Arum.

"Dua laptop dan handphone dibawa," kata ayah korban, Kasman saat ditemui di kediamannya.


http://pilkada.metrotvnews.com/news-pilkada/0k87E0Wb-sandiaga-akan-sediakan-tombol-panik-untuk-penghuni-indekos