Isi Kuliah Umum di Medan, Panglima: Kemerdekaan Direbut dengan Kebinekaan


FUNESIA.NET-Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menghadiri acara istighosah dan doa bersama untuk keselamatan bangsa di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Doa bersama itu dihadiri sekitar 5.000 orang.



Doa bersama tersebut berlangsung di hanggar Lanud Soewondo, Medan, Sumut, Sabtu (19/11/2016) sekitar pukul 08.00 WIB. Hadir dalam kesempatan itu, Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi, Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, unsur FKPD Sumut, tokoh agama, tokoh masyarakat serta masyarakat Kota Medan.


Baca Juga :




"Doa bersama untuk keselamatan bangsa," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes (Pol) Rina Sari Ginting dalam keterangannya kepada wartawan.

Rina mengatakan, doa bersama ini dilaksanakan oleh umat Islam, umat Nasrani, dan umat Buddha. "Acara berjalan aman dan lancar," ujar Rina.

Setelah melakukan doa bersama, Jenderal Gatot memberikan kuliah umum di gedung MICC, Jalan Gagak Hitam, Medan. Hadir sekitar seribu mahasiswa-mahasiswi yang ada di Medan.


Baca Juga :


Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Gatot memberikan materi tentang kebinekaan dan membahas tentang Kemerdekaan Indonesia.




"Bangsa ini adalah bangsa pejuang. Kemerdekaan bukan dikasih, tapi seluruh masyarakat berjuang bersama-sama (meraih kemerdekaan)," ujar Gatot.

Ia mengingatkan, dengan kebinekaan, kemerdekaan bisa direbut. 


Baca Juga :


"Bangun bangsa ini dengan kebinekaan. Mari berjuang dan gotong-royong mewujudkan Indonesia bangsa pemenang," kata Gatot.

Selain Jenderal Gatot, hadir dalam kuliah umum tersebut Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi, Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, dan pejabat-pejabat lainnya.


sumber : detik.com

Jangan biarkan teman kamu kudet & kuper, bagikan info ini

Loading...