Prihatin dengan Penjarahan di Penjaringan, Sandiaga Janji Perbaiki Ekonomi di Jakut


FUNESIA.NET-Cawagub DKI Jakarta menyayangkan perisitwa penjarahan yang dilakukan oleh sekelompok orang di 3 minimarket di Penjaringan, Jakarta Utara. Berkaitan dengan itu, ia menyoroti kondisi ekonomi yang memprihatinkan di Jakarta Utara.




Minimnya lapangan pekerjaan, masalah pengangguran dan permasalahan ekonomi lainnya, kata dia, harus bisa diatasi untuk meminimalisir kejadian seperti di Penjaringan tersebut.

"Di (Jakarta, red) Utara itu lapangan pekerjaan semakin hari semakin hari semakin sulit. Anak mudanya banyak yang nganggur karena kebijakan pemprov yang tidak bersahabat terhadap kewirausahaan kebijakan yang kurang mendorong UKM UKM yang lahir. Kebijakan yang selama ini terpusat hanya untuk perusahaan perusahaan yang besar kolongmerat kolongmerat besar," kata Sandi saat mengunjungi kawasan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (5/11/2016).


Baca Juga :


Sandi menjelaskan teman-temannya seprofesinya, mengeluhkan tidak bersinerginya program dari Pemprov DKI dengan para pengusaha. Sandi berjanji akan mengeluarkan kebijakan ekonomi yang pro rakyat kecil untuk masyarakat Jakarta Utara jika terpilih Februari nanti.

Temen-temen di Kadin mengeluh, temen-temen di Apindo mengeluh bahwa proyek-proyek yang di DKI itu dikonsolidasi hanya diberikan oleh perusahaan besar dan perusahaan kecil tidak dapat akses terhadap peluang usaha. Saya akan mengubah itu semua. Jakarta utara itu kan semestinya menjadi salah satu tempat yang paling makmur," papar dia.


Baca Juga :


"Kenapa? karena ia menjadi water front di mana-mana di belahan dunia itu di mana tanah water front itu tanahnya lebih mahal dari pada tanah kita di sini, di Selatan. Jadi itu nanti paradigmanya akan kita ubah dengan program one kecamatan, one enterprenership centers satu pusata kewirausahaan di satu kecamatan yang saya namakan pasukan biru blue force," sambung dia.

Sandiaga membidik anak-anak muda ini untuk dijadikan pencipta lapangan kerja dam pembuka lapangan pekerjaan bukan pencari kerja. Implikasinya, kata Sandi, anak muda di Jakut bisa menciptakan usaha di bidang pariwisata, kuliner dan lainnya. 


Baca Juga :


"Di mana mereka bisa dibidik kegiatan ekonomi kreatif, luar biasa potensinya Jakarta Utara. Makanya kemarin saya agak sedih itulah potret kira sekarang insya Allah tahun depan kira punya pemerintah yang lebih berpihak pada penciptaan dunia usaha yang lebih kondusif," bebernya.(detik.com)



Jangan biarkan teman kamu kudet & kuper, bagikan info ini

Loading...