Mengaku Diancam, Buni Yani Takut ke Luar Rumah

Funesia.net, Jakarta - Buni Yani mengaku mendapat ancaman dari orang tidak dikenal. Ancaman kepadanya selain melalui sosial media juga melalui sambungan telepon.

"Ada ancaman kepada saya melalui sosial media dan ancaman telepon. Telepon itu berisi nada ancaman untuk saya," kata Buni Yani di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (7/11/2016).
Buni Yani disebut-sebut sosok yang menggunggah video pidato Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke media sosial. Video berdurasi 31 detik itu diduga merupakan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok saat di Kepulauan Seribu Jakarta beberapa waktu lalu.

Lebih jauh, ‎Buni Yani mengungkapkan bahwa massif-nya ancaman kepada dirinya terjadi setelah ia dilaporkan ke pihak kepolisian oleh relawan Ahok-Djarot. Ancaman tersebut membuat dirinya tidak keluar rumah.

"Ada ancaman kepada saya bahwa akan ada seseorang untuk menemui saya di kampus. Itu terjadi setelah saya dilaporkan ke polisi," tutur Buni Yani.

Buni Yani pun menegaskan dirinya tidak pernah mengedit statement dari Ahok saat berada di Pulau Seribu. Menurut Buni, video yang ia unggah di Facebook-nya diambil dari media sosial bernama NKRI.

baca juga

"‎Saya dapat video dari media NKRI dan edisi panjangnya ada di website Pemda (DKI Jakarta). Saya upload videonya 31 detik, karena memang durasinya di media NKRI," ucap Buni Yani.

Buni Yani menuturkan, ‎dirinya tidak memiliki keahlian untuk mengedit berita, tidak punya alat untuk mengedit dan tidak memiliki waktu untuk melakukan edit video pernyataan Ahok. Sehingga menurutnya tidak tepat jika ia dituduh megedit video pernyataan Ahok.

"‎Saya dituduh menghilangkan isi dari video itu, itu semuanya bohong dan tidak benar. Saya bersaksi Demi Allah dunia akhirat tidak mengubah apa-apa di dalam video tersebut," tutur Buni Yani.(www.tribunnews.com)


Jangan biarkan teman kamu kudet & kuper, bagikan info ini

Loading...