Krisis Uang Tunai, 570 Juta Warga India Tak Miliki Rekening Bank




FUNESIA.NET-India membuat lebih sulit bagi warganya untuk mendapatkan uang kertas baru yang diperkenalkan dua pekan lalu.




Seperti diketahui, pemerintah melarang uang kertas 500 rupee dan 1.000 rupee pada 8 November, dan memberi warga India tenggat waktu sampai 30 Desember untuk menukarkan uang mereka.
Baca Juga :


Namun, melansir CNN, Kamis lalu, pemerintah India mengubah aturan. Sekarang orang tidak bisa lagi bertukar uang lama untuk uang baru di bank. Mereka harus menyetor uangnya terlebih dahulu di bank.
Masalahnya, lebih dari 570 juta orang India tidak memiliki rekening bank, menurut catatan World Bank. Mereka harus membuka rekening pertama, dan mengisi dokumen dengan benar.

Baca Juga :
Kemudian, mereka harus menunggu sekira seminggu untuk kartu debit atau buku tabungan sebelum mereka bisa mendapatkan uang baru yang berlaku. Tidak sampai di situ, mereka bahkan hanya boleh menarik 2.000 rupee (USD30) per hari atau 24.000 rupee (USD350) seminggu.
Aturan ini mengancam perekonomian India dan memukul sektor ritel, konstruksi serta real estat. Pasalnya, sebagian besar transaksi di India dilakukan secara tunai.
Sekadar informasi, Perdana Menteri Narendra Modi tiba-tiba melarang uang kertas lama sebagai langkah untuk memerangi korupsi dan penggelapan pajak.
Baca Juga :
Sudah ada kejadian kacau di bank dan ATM akibat larangan tersebut. Bahkan, masyarakat banyak yang tidak bekerja untuk menukarkan uangnya.
http://economy.okezone.com/read/2016/11/28/320/1553173/krisis-uang-tunai-570-juta-warga-india-tak-miliki-rekening-bank

Jangan biarkan teman kamu kudet & kuper, bagikan info ini

Loading...