Jokowi: Indonesia Negara Hukum, Bukan Pemaksaan Kehendak dan Pengerahan Massa


FUNESIA.NET-Presiden Joko Widodo mengundang Ketum PPP Romahurmuziy untuk makan siang bersama. Sambil makan siang, Jokowi membicarakan satu poin penting.



"Setelah makan siang tadi saya ingin sampaikan satu hal saja yang berkaitan dengan kita, yaitu karena kita adalah bangsa yang majemuk, yang akan terus menghadapi perbedaan-perbedaan yang ada. Solusinya adalah kembali kepada konsep negara hukum," tutur Jokowi di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (22/11/2016).


Baca Juga :


Konsep negara hukum juga tertuang pada UUD 1945. Semua warga negara Indonesia harus mematuhi aturan yang tertuang di dalamnya.

"Sebagai negara hukum semua harus berjalan berdasarkan atas hukum bukan atas dasar pemaksaan kehendak apalagi dengan menggunakan kekuatan massa," imbuh Jokowi.


Baca Juga :


Sementara itu, Romahurmuziy mengimbau agar aksi 2 Desember diurungkan. PPP memandang kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah diproses sehingga tidak perlu ada aksi lanjutan.(detik.com)


Jangan biarkan teman kamu kudet & kuper, bagikan info ini

Loading...