Dikira Miras Karena Berwarna Hijau, Ternyata Botol di Foto Ahok Ini Adalah Air Mineral

Funesia.net - Sebuah foto Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian bikin heboh dunia maya.

Foto itu kali pertama diunggah oleh akun jejaring sosial Facebook dengan nama Jack pada 24 November silam ke grup 'BERANDA TOLAK JOKOWI DAN AHOK'.


Di keterangan foto tersebut, Jack menuliskan status bernada provokatif seperti ini:

Biar foto yang berbicara..
Atas ketidakadilan yang terjadi di Indonesia.
Acara minum-minum MIRAS bersama akibat sering gaul dengan Ahok.

Hukum hanya tajam ke bawah, tumpul ke atas.

Dalam foto itu, terlihat Ahok--sapaan karib Basuki--tengah duduk di meja makan bersama Kapolri, dan satu orang lainnya.

Mereka terlihat menunjukkan ekspresi tertawa, entah apa yang mereka bincangkan.

Namun, di atas meja makan tersebut, ada sejumlah hidangan dan sejumlah botol berwarna hijau yang disebut oleh Jack sebagai minuman keras.

Usut punya usut, botol di atas meja yang dikira berisi minuman beralkohol itu ternyata adalah air mineral dengan merek Equil.

Tak pelak, status Jack tersebut menjadi bulan-bulan para pengguna media sosial, terutama di Facebook dan Twitter.

Seperti komentar yang dilontarkan pengguna Twitter bernama @imanlagi.

"PR gubernur DKI terpilih: mengurangi kesenjangan sosial yg masih tinggi. Misal: ada orang yg ga pernah liat Equil," cuit @imanlagi.

Ada pula netizen dengan akun @goodmoaning yang menyindir dengan nada sinisme.

"mohon maaf nih saya memang dari kampung tapi saya tau botol hijau itu equel air mineral doang di indomaret alfamart banyak," kicau @goodmoaning.

Sementara, netizen akun @supermomo memiliki komentar menyebut para hater sudah dibutakan oleh kebencian.

"Equil itu bukan barang umum, nggak semua orang pernah makan di tempat yang menjual Equil. Wajar kalo ada yang nggak tau. Ditambah sama aura kebencian. Yaudah. Kelar," kicau @supermomo.

Semprot RT

alah seorang ketua RT dari wilayah Taman Sari, Jakarta Barat, dimarahi calon petahana gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, saat dirinya datang mengadu ke Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/11/2016) pagi.

Ahok menganggap ketua RT yang diketahui bernama Tan Chi Tiong itu tidak bekerja dengan baik.

Kemarahan Ahok bermula saat Tan menyampaikan pengaduan mengenai got di lingkungan tempat tinggalnya.


Tan menyebut got di lingkungannya tak berfungsi sejak lama.

Saat diminta naik ke panggung, Tan mengawali pengaduannya dengan memperkenalkan diri.

"Saya ketua RT di kawasan saya sudah 6 periode, Pak. Saya mau ngadu soal got kami yang masih belum beres, Pak," kata Tan.

Belum sempat Tan menyampaikan aduannya lebih jauh, Ahok langsung memotong.

Ahok mengatakan, seharusnya Tan melaporkan langsung masalah itu melalui aplikasi Qlue.

Ia menjamin setiap laporan warga yang masuk pasti ditindaklanjuti.

"Kalau sudah lapor, tetapi tidak ditindaklanjuti, pasti lurahnya ketahuan kita panggil," kata Ahok.

Menurut Ahok, saat ini banyak lurah ataupun camat yang tak berhubungan baik dengan pengurus RT, tak terkecuali di kawasan Taman Sari.

Penyebabnya adalah keberadaan aplikasi laporan via Qlue.

"Ada oknum lurah yang ngancam agar RT/RW jangan melapor ke Qlue. Mereka minta lapor ke grup mereka saja, bikin forum menantang saya, jangan pilih Ahok," ujar Ahok.

Ahok menyatakan kekesalannya atas tindakan para oknum lurah itu.

Dia menilai, pengurus RT/RW senang ketika diperbolehkan melapor langsung kepadanya.

Khusus untuk kasus yang disampaikan Tan, Ahok menyatakan keheranannya.

Jika seorang ketua RT sudah menjabat dalam waktu yang lama, Ahok menganggap seharusnya tak ada lagi permasalahan got, seperti yang diadukan oleh Tan.

"Malah saya heran Bapak bertahun-tahun jadi ketua RT, tetapi got Bapak begitu-begitu saja. Padahal itu di kampung Bapak sendiri. Saya rasa Bapak kurang baik. Makanya lapor di Qlue saja, Pak," ujar Ahok.

Tan yang sedang berada di samping Ahok tampak terdiam dan hanya tersenyum kecut.

Calon wakil gubernur petahana Djarot Saiful Hidayat yang juga berada di panggung tampak mencoba menenangkan situasi.

"Yang penting, bapak ini udah mau ngomong jujur," ujar Djarot.

Jangan biarkan teman kamu kudet & kuper, bagikan info ini

Loading...